Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Ampuh agar Lolos Interview Kerja


LOKERRIAU1-Salah satu tahap penting dalam melamar pekerjaan adalah menjalani tes wawancara atau interview. Tentu sebuah kebahagiaan tersendiri saat seorang pelamar mendapatkan panggilan untuk interview kerja. Namun, kekhawatiran selanjutnya adalah bagaimana caranya agar lolos dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Seorang pelamar kerja harus mempresentasikan dirinya dengan baik saat melakukan wawancara dengan HRD perusahaan. Presentasi itu mencakup semua hal, mulai dari perkataan hingga penampilan. Pelamar harus mampu tampil meyakinkan, tampak profesional, sehingga memikat pihak HRD untuk menerimanya.

Berikut ini 10 tips agar lolos interview kerja yang dirangkum oleh Kinobi:

1. Pahami tentang perusahaan dan lowongan yang dilamar
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami posisi dan latar belakang perusahaan yang dilamar. Caranya adalah dengan melakukan riset terlebih dahulu sebelum hari wawancara.

Kenali industri dan profil perusahaan melalui situs resmi mereka. Bagian pekerjaan yang dilamar bisa dicari melalui tempat pelamar menemukan lowongan. Biasanya, situs portal lowongan juga mencantumkan deskripsi singkat perusahaan serta persyaratan untuk lowongan tersebut.

Saat interview kerja, pewawancara seringkali menanyakan apa yang kandidat ketahui tentang perusahaan. Jadi, pastikan untuk “berkenalan” dengan perusahaan yang dilamar sebelum masuk ke tahapan wawancara.

2. Persiapkan jawaban untuk pertanyaan umum
Pada umumnya, saat interview kerja HRD akan melontarkan beberapa pertanyaan umum terkait kandidat. Beberapa pertanyaan yang biasanya dilontarkan antara lain:

“Apa saja kekurangan dan kelebihan diri Anda?”
“Bagaimana Anda menghadapi kesulitan beradaptasi di lingkup kerja?”

Jadi, pastikan Anda sudah menyiapkan jawaban yang sesuai. Salah satu metode untuk berlatih adalah menulis jawaban di selembar kertas, dan cobalah melafalkannya dengan berbagai intonasi agar tidak terdengar kaku. Persiapan ini dapat membantu untuk lebih percaya diri.

3. Gunakan gaya berbicara dan gerak tubuh yang sopan
Gaya bicara, pemilihan kata, dan bahasa tubuh merupakan faktor yang sering dilupakan oleh kandidat saat menjalani interview kerja. Padahal, hal-hal tersebut dapat menggambarkan kecakapan pelamar dalam berkomunikasi dengan rekan kerja di kantor. Hindari menggunakan gaya berbicara yang tidak sopan dan menggunakan nada tinggi ketika menjawab.

Sesuaikan juga gaya bahasa dengan konteks wawancara. Sebagian besar perusahaan memiliki kultur yang sangat formal. Sebaliknya, perusahaan startup cenderung lebih santai.

Selain itu, pastikan tidak menggunakan gerak tubuh yang berkonotasi negatif seperti menunjuk, menyilangkan kaki, atau menyilangkan tangan di dada selama interview kerja.

4. Siapkan pertanyaan untuk rekruter
Selain menjadi ajang untuk mengenal kandidat, tahap interview kerja juga menjadi peluang kandidat untuk mengetahui lebih dalam tentang perusahaan dan lowongan yang dilamar.

Pada saat diberikan kesempatan untuk bertanya, pastikan Anda menunjukkan antusiasme untuk bergabung dengan perusahaan dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan bermutu.

Tidak mengajukan pertanyaan dapat memberikan kesan pasif dan tidak tertarik untuk bergabung. Jadi, jangan ragu untuk menanyakan apapun yang ingin diketahui, karena hal tersebut dapat menjadi poin plus untuk Anda saat interview kerja.

5. Persiapkan dokumen yang sekiranya dibutuhkan
Meskipun dokumen digital sudah sangat lazim digunakan, bukan berarti tidak memerlukan dokumen cetak. Pastikan membawa salinan dokumen yang menjadi syarat lamaran seperti CV, surat pengantar, referensi kerja, dan sebagainya saat datang ke interview kerja secara luring.

Jika Anda adalah seorang lulusan baru tanpa pengalaman, pastikan juga membawa fotokopi ijazah, transkrip nilai, dan sertifikat yang sekiranya relevan dengan lowongan yang dilamar. Jika sudah memiliki beberapa pengalaman, persiapkan juga dokumen pendukung seperti portofolio, sertifikat, atau surat rekomendasi.

6. Berikan nilai jual yang jelas
Proses interview kerja adalah ajang Anda untuk “menjual” keterampilan dan kemampuan kepada perusahaan. Di antara ratusan, bahkan ribuan pelamar, Anda harus memiliki nilai jual unik yang tidak dimiliki kandidat lainnya.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan nilai diri Anda di mata rekruter. Salah satunya adalah menyesuaikan perkenalan diri dengan menyebutkan keterampilan yang sesuai dengan persyaratan di lowongan kerja.

Misalnya, ketika perusahaan membutuhkan seorang pegawai yang mahir menggunakan Microsoft Excel, Anda sebaiknya menyebutkan hal tersebut di perkenalan diri Anda.

Selain itu, Anda juga dapat mempersiapkan pencapaian-pencapaian yang dapat diukur secara kuantitatif di pekerjaan sebelumnya. Pastikan Anda juga menjelaskan konteks pekerjaan sebelumnya secara terperinci saat interview kerja.

Dibandingkan menjawab “Saya menjalankan beberapa program pelatihan di perusahaan sebelumnya”, Anda dapat menjawab dengan “Saya membantu meningkatkan produktivitas karyawan perusahaan sebesar 30% melalui beberapa program pelatihan.”

7. Bangun kesan pertama yang positif
Komunikasi yang efektif dan kesan pertama yang baik merupakan kunci utama kesuksesan sebuah interview kerja. Hal-hal yang sering dianggap sepele seperti menyebutkan nama pewawancara, mengucapkan terima kasih dan maaf dapat membangun kesan positif antara Anda dan pewawancara.

Hal ini dapat mencerminkan kepribadian dan kesantunan Anda dalam berkomunkasi, yang tentunya sangat penting dalam pekerjaan yang membutuhkan kerja sama tim.

8. Kenakan pakaian yang sopan dan rapi
Penampilan akan menjadi salah satu penilaian saat pelamar datang untuk interview kerja. Namun, bukan berarti rekruter akan memiilh kandidat yang tercantik atau tertampan.

Penampilan yang dinilai oleh rekruter adalah kerapian dan kesopanan berbusana. Kenakanlah kemeja berkerah dan celana yang sopan. Hindari pakaian yang terlalu kasual seperti kaus dan celana jin berlubang.

Untuk wanita, sebaiknya gunakan riasan yang seperlunya dan tidak berlebihan. Bawalah tas yang sesuai, dan pakailah sepatu. Detail seperti kuku dan baju juga perlu diperhatikan.

9. Datang sedikit lebih awal dari jadwal interview
Jika interview kerja dilakukan secara langsung, pastikan kamu memperhatikan tempat, tanggal, dan jam dengan seksama. Pastikan juga kamu datang 10-30 menit lebih awal untuk mempersiapkan diri dan penampilan yang mungkin sedikit kacau selama perjalanan.

Namun jika interview dilakukan secara daring, pastikan kondisi internet lancar, ruangan rapi, dan memiliki pencahayaan yang cukup agar terkesan profesional. Selain itu, bergabunglah ke ruangan wawancara, baik itu melalui Zoom Meeting atau Google Meet, lebih awal dari jadwal.

Jangan sampai terlambat untuk bergabung, karena hal tersebut dapat memberikan kesan kurang menghargai terhadap kesempatan yang diberikan oleh rekruter.

10. Ucapkan terima kasih
Jangan lupa ucapkan terima kasih kepada interviewer karena kesempatan yang diberikan. Anda juga bisa menyelipkan harapan untuk bisa bergabung dengan perusahaan tersebut.

Selain di akhir interview kerja, kirimkan juga ungkapan terima kasih dan ketertarikanmu dengan perusahaan melalui email. Pastikan juga untuk mengirimnya dalam kurun waktu 24 jam setelah interview kerja dan tidak di luar jam kerja.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan mempersiapkan diri sebelum interview kerja. Semoga tips yang diberikan bermanfaat.





Sumber: Kinobi

Posting Komentar untuk "Tips Ampuh agar Lolos Interview Kerja"